Indonesia Dan Malaysia Kerja Sama Bebaskan Sandera Dari Kelompok Abu Sayyaf

Pemerintah Indonesia dan Malaysia bekerja sama untuk membebaskan warga kedua negara yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

“Dalam isu penculikan di Selatan Filipina, Malaysia bekerja sama dengan pihak Indonesia serta Filipina dalam aspek perkongsian maklumat di peringkat pasukan keselamatan,” kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Zahrain Mohamed Hashim, Selasa (12/04).
TNI
TNI
Zahrain mengatakan bahwa kedua negara akan mencari jalan terbaik untuk menyelamatkan para sandera dari tangan kelompok teroris Abu Sayyaf.

Menurut Zahrain, kelompok Abu Sayyaf bukanlah masalah kecil. Militer Filipina telah mengalami kesulitan dan menderita korban jiwa dalam menghadapi kelompok tersebut.

Untuk mengatasi masalah penculikan itu, kedua negara juga sepakat untuk mengintensifkan negosiasi perbatasan maritim. Hal ini dibicarakan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Malaysia Sri Anifah Aman di sela pertemuan Menlu OKI di Istanbul, Selasa kemarin.

Diharapkan, penyelesaian batas maritim kedua negara dapat mencegah insiden terkait nelayan dua negara.

Pentingnya penyelesaian Abu Sayyaf diakui Zahrain juga bisa dibawa ke tingkat yang lebih tinggi. “Mungkin akan dibicarakan ke tingkat ASEAN pada bulan Mei mendatang,” kata Zahrain.

Bulan lalu, Abu Sayyaf menculik 10 awak kapal Indonesia di dekat Jolo. Sepekan kemudian, kelompok militan itu menculik empat kru kapal Malaysia di dekat Sabah.

CNN Indonesia dan Republika Online

0 Comment "Indonesia Dan Malaysia Kerja Sama Bebaskan Sandera Dari Kelompok Abu Sayyaf"

Posting Komentar