KRI Spica (934) Tiba Di Indonesia

KRI Spica (934) dengan panjang 60 meter dan lebar 12 meter digerakkan dua mesin 8V 4000 M53 dengan dua propeller tiba di Dermaga Lanal Sabang, Nangroe Aceh Darussalam.

KRI Spica merupakan kapal kedua jenis OSV (Oceanographic Offshore Support Vessel) yang dipesan Indonesia di OCEA Shipyard Company, Perancis.
KRI Spica 934
KRI Spica 934
Sebelumnya kapal sejenis KRI Rigel (933) sudah duluan tiba di tanah air. KRI Spica tiba di teluk Sabang pada hari Rabu 9 Desember 2015 pukul 14:00 WIB.

Kapal Survei milik TNI-AL ini dalam pelayaran panjangnya sebelum tiba di Indonesia berangkat dari Les Sables d’Olonne yaitu pelabuhan di negara pembuat Perancis, kemudian menyinggahi beberapa pelabuhan di dunia seperti Malaga, Malta, Jeddah & Cochin India.

Kapal ini mulai berlayar dari Perancis pada bulan Oktober 2015 dan tiba di tanah air bulan Desember 2015. Selanjutnya pada Sabtu kemarin 12 Desember 2015 kapal ini bertolak menuju Jakarta.(SimmiApp)
KRI Spica 934
KRI Spica 934
Ada beberapa keistimewaan instrumen khusus penera hidrologis dan oseanografis yang dimiliki kapal Rigel class ini.

Keistimewaan pertama, kapal buatan Perancis ini mampu membedakan lapisan demi lapisan air laut di kedalaman, hingga mengenali perbedaan salinitas dan pergerakan arus air.

Kelebihan kedua kapal ini dibekali kapal selam mini tanpa awak autonomous underwater vehicle (AUV). Perangkat yang kerap disebut ROV (remotely operated vehicle) ini sanggup mengemban misi survei bawah air hingga kedalaman 6.000 meter.

Dan yang ketiga, kapal yang disebut sebagai kapal survei tercanggih di Asia ini juga bisa membedakan apakah obyek yang dijumpai didasar laut itu metal, bahan organik, atau bahan lainnya.(Tribunnews)