Mungkinkah Sky Dragon 50 Dipilih Indonesia?

Perusahaan North Industries Corporation (NORINCO) China saat ini sedang mendekati Indonesia untuk bisa memasok sistem pertahanan udara jarak menengah SAM (surface-to-air missile) Sky Dragon 50.

Pada perhelatan Indo Defence 2016 di Jakarta tanggal 2 November, NORINCO baru-baru ini mengajukan proposal untuk bisa memasok Sky Dragon 50 untuk Angkatan Udara Indonesia. Menurut pihak NORINCO, Angkatan Udara sudah menyelesaiakan evaluasi sistem Sky Dragon 50. “Kami sekarang menunggu proses penawaran resmi untuk bisa memulai,” kata seorang pejabat NORINCO.
SAM (surface-to-air missile) Sky Dragon 50
SAM (surface-to-air missile) Sky Dragon 50
NORINCO masih harus bersaing untuk bisa memasok Sky Dragon dengan sistem pertahanan rudal menengah lain dari perusahaan yang tidak diungkapkan. Namun NORINCO mengklaim sistem Sky Dragon lebih mudah dioperasikan dan tidak membutuhkan pelatihan yang sulit, dilengkapi rudal dengan sistem penjejak radar aktif yang ditingkatkan dan 40% lebih murah daripada sistem pertahanan udara medium pesaingnya.
SAM (surface-to-air missile) Sky Dragon 50
SAM (surface-to-air missile) Sky Dragon 50
Baterai pertahanan udara Sky Dragon terdiri dari tiga sampai enam kendaraan peluncur dengan masing-masing menggotong empat rudal siap tembak dalam tabung kontainer, satu kendaraan pembawa radar-3D IBIS150, dan satu kendaraan kontrol penembakan.

Dalam konfigurasi satu baterai, Sky Dragon 50 mampu melacak dan mengunci 12 target sekaligus dan menembakkan 12 rudal dalam hitungan detik. Rudal-rudal yang ditembakkan Sky Dragon mampu merontokkan target udara pada jarak 3-50 km pada ketinggian 3 m – 19.800 m.

0 Comment "Mungkinkah Sky Dragon 50 Dipilih Indonesia?"

Poskan Komentar