Frigat Sigma, Batu Loncatan Program Kapal Perang Indonesia

Bulan September 2016 merupakan tonggak sejarah untuk program kapal perang fregat Angkatan Laut Indonesia (TNI-AL), dengan fregat pertama SIGMA 10514 Class yang telah menyelesaikan sea trial, 7 September.

Sea trial ini termasuk pengujian propulsi, sistem tempur & sonar, penembakan meriam utama, serta uji kebisingan kapal. Adapun kapal frigat kedua diluncurkan pada 29 September.
Fregat KRI RE Martadinata
Fregat KRI RE Martadinata
Fregat pertama bernama KRI Raden Eddy Martadinata (331) yang pengiriman dijadwalkan Januari tahun depan setelah pelatihan awak, selama tiga bulan.

Empat dari enam modul kapal pertama dibangun secara lokal oleh galangan kapal PT PAL Surabaya, sisanya dibangun di Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda. Semua modul dirakit oleh PT PAL.

Kapal kedua, KRI IG Ngurah Rai (332), diharapkan dikirim pada Oktober 2017.
Fregat KRI RE Martadinata
Fregat KRI RE Martadinata
SIGMA 10514 yang berbobot 2,400 ton adalah kapal perang terbesar dan paling canggih saat ini yang dibangun oleh galangan kapal Indonesia.

Jenis kapal ini dipersenjatai meriam utama OTO Melera 76mm, CIWS Rheinmetall Defence Millennium 35mm, 12-sel VL MICA point defence missile system, dua slot rudal anti-kapal MBDA Exocet MM40 dan dua tabung peluncur terpedo Eurotorp B515.

Indonesia berharap proyek ini menjadi batu loncatan untuk program kapal perang besar masa depan, bergerak melampaui kapal perang kecil dan kapal support, yang telah dibangun sendiri oleh Indonesia. (Shephardmedia.com)

0 Comment "Frigat Sigma, Batu Loncatan Program Kapal Perang Indonesia"

Poskan Komentar