TNI AL Sedikitnya Membutuhkan 12 Kapal Selam

Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Kapal Selam ke-57, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, menghadiri acara temu kangen Korps Hiu Kencana bersama sesepuh dan Prajurit Kapal Selam kegiatan dilaksanakan di gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim Ujung, Surabaya. (30/09/2016).

Temu kangen seluruh prajurit dan sesepuh Korps Hiu Kencana juga dihadiri oleh Laksamana TNI (Purn) Soeparno dan Laksda TNI (Purn) Adi Prabawa.
Changbogo Class
Changbogo Class
Diawali dengan sambutan Pangarmatim yang menyampaikan acara temu kangen bertujuan untuk menunjukkan kemajuan dan perubahan-perubahan yang telah dicapai khususnya pada Korps Hiu Kencana. Kemajuan itu diantaranya telah diresmikannya Submarine Training Center di Kolatarmatim dan pembangunan Dermaga Kapal Selam.
Pangarmatim
Pangarmatim
Dengan adanya Submarine Training Center, para Prajurit Hiu Kencana dapat berlatih dan mengasah kemampuannya dengan lebih baik sehingga Profesionalitas prajurit dapat terwujud. Selain itu akan hadirnya tiga kapal selam type 209/1400 Dsme Class yang rencananya pada tahun 2017 akan tiba di Indonesia sebanyak dua unsur, diharapkan akan mampu memperkuat TNI Angkatan Laut dalam mengemban tugas untuk mengamankan wilayah NKRI.

Idealnya dalam mengamankan wilayah laut NKRI, setidaknya TNI Angkatan Laut harus memiliki 12 kapal selam.
Pangarmatim
Pangarmatim
“Kita berharap, kekuatan ideal itu akan tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kita patut berbangga sebagai Korps Hiu Kencana, di mana peran kapal selam sangatlah penting karena kapal selam memiliki nilai strategis dan efek getar yang luar biasa terhadap kekuatan pertahanan Indonesia.

Pangarmatim menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 57 tahun, Satuan Kapal Selam telah mampu membentuk dirinya menjadi kesatuan yang tangguh sebagai bagian dari kekuatan Armada RI. Tekad dan semangat pengabdian para pendahulu prajurit Hiu Kencana yang telah mengukir dengan tinta emas dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, haruslah menjadi kebanggaan, panutan dan spirit untuk ditumbuhkembangkan oleh generasi penerus prajurit Hiu Kencana saat ini dan di masa yang akan datang.
Pangarmatim
Pangarmatim
Usai menyimak sambutan dari Pangarmatim, pandangan seluruh peserta temu kangen tertuju pada penayangan Filler berupa film sekilas tentang profil Korps Hiu Kencana sejak mulai berdirinya hingga kemajuan-kemajuan yang telah dicapai sampai dengan sekarang. (Dispen Armatim)

0 Comment "TNI AL Sedikitnya Membutuhkan 12 Kapal Selam"

Poskan Komentar